Cerita Philip Knight dan Sepatu NIKE

Siapa yang tidak tahu brand NIKE sekarang ini, hanya dengan logo centang nya kita sudah tahu sepatu atau apparel itu adalah keluaran merek NIKE. Perjalanan panjang dan peran sang owner mewarnai sehingga NIKE menjadi seperti sekarang ini. Yaitu Philip Knight, owner yang menjadikan NIKE menjadi top brand seperti sekarang. Siapakah Philip Knight?

Seperti diceritakan di buku Shoe Dog (baca bukunya jika tertarik mengikuti kisahnya) dan dikutip dari buku ScaleUP, Philip Knight adalah seorang pelari amatir di kampungnya. Sebagai pelari, sepatu menjadi hal yang sangat krusial.

Philip Knight – NIKE

Selama bertahun-tahun, dia terus mencari sepatu apa yang paling ringan, tahan lama, dan paling enak untuk dipakai lari. Sampai lah kemudian dia mendengar kabar bahwa di Jepang ada yang membuat produk sepatu dengan sangat baik, ringan, dan pengerjaannya perfect.

Singkat cerita, saat lulus kuliah sebelum sibuk mencari kerja, dia memutuskan untuk travelling ke berbagai negara, salah satu tujuan utamanya adalah Jepang.

Dia kemudian mengajak pelatihnya Bill Bowerman untuk membuat bisnis sepatu dengan pembagian 51% : 49%. Dia membeli sampel product jepang itu, dan akhirnya mengimportnya ke Amerika. Merek sepatu tersebut adalah Onitsuka Tiger.

Phil Knight tahu, pelatih nya ini sering memotong-motong dan menjahit ulang sepatu anak didiknya karena merasa sepatu mereka kurang ideal untuk dipakai lari.

Dengan profesi yang sangat bergantung pada sepatu lari, sebagai pengguna kelas berat, dia tahu persis sepatu lari harusnya seperti apa. Phil juga tahu bahwa penggemar lari sangat “mengidolakan dan suka meniru” para juara. Dari situ pula Phil menemukan satu jurus promosi yang diulang-ulang terus dilakukan sampai puluhan tahun kedepan, yaitu dengan endorsement para juara. Mulai dari juara lokal, nasional dan dunia diminta untuk memakai produknya.

Setelah jalan beberapa tahun, Phil dan pelatihnya terus mengajukan usulan-usulan perbaikan desain kepada produsen dan penjualan sepatu tersebut terus menanjak, sampai akhirnya melakukan re-branding dan tidak lagi mengimport produk Onitsuka. Mereka membuat produk sendiri, sekarang kita mengenal sepatu tersebut dengan merk NIKE.

Kisah lengkap Philip Knight dengan NIKE nya bisa dibaca di buku Shoe Dog. Atau baca ringkasannya di beberapa apps di android atau via web seperti Blinkist.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *